3 Makanan Paling Dihindari Saat Sahur

3 Makanan Paling Dihindari Saat Sahur - Memasuki bulan suci ramadhan tentunya semua orang mengidamkan menu-menu yang enak dan berbeda dengan hari-hari biasa. Berhubung hari ini sudah mulai puasa dan tadi kita juga sudah menjalankan sholat terawih kedua, kami dari pihak mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa semoga kita semua mendapatkan keberkahan ramadhan dari Allah SWT.

Dari kemarin kami sudah berbagi sekilas resep berbuka untuk keluarga di rumah, sekarang kami juga akan berbagi informasi lagi mengenai kuliner-kuliner apa saja yang baik dikonsumsi dan yang kurang baik dikonsumsi saat bulan ramadhan. Notabene semua makanan dan minuman halal boleh dikonsumsi pada saat apapun, namun ada beberapa menu makanan yang sebaiknya dihindari saat bulan ramadhan.

Menu-menu yang tergolong baik dikonsumsi saat bulan suci ramadhan adalah menu-menu yang banyak mengandung serat, karbohidrat, protein, dan vitamin yang dapat anda peroleh dari jenis-jenis makanan seperti buah dan sayuran segar yang diolah menjadi makanan lezat dan daging atau ikan segar yang diolah dengan bumbu rempah dijamin lezat. Menu utama sudah pasti nasi karena nasi adalah sumber tenaga kita untuk kuat dan tetap sehat bugar selama menjalankan puasa disertai segudang aktivitas.

Sedangkan menu-menu yang tergolong kurang baik dikonsumsi ketika bulan suci ramadhan meskipun itu makanan halal sekalipun yaitu menu-menu yang mengandung kolesterol tinggi dan rendah vitamin, serat dan karbohidrat. Karena yang namanya menjalankan ibadah puasa berati salah satu syarat utamanya yaitu bisa menahan lapar dan dahaga sehingga tubuh kita memerlukan asumsi gizi yang cukup untuk beraktivitas pada saat mulai terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.

Menu-menu apa saja yang kurang baik untuk kita konsumsi saat bulan ramadhan, nanti akan kami ulas secara lengkap di zonamakan.blogspot.com tentunya tetap dengan sajian resep legkap masakan enak dari kami. Di dalam artikel ini kami akan mengulas 3 Makanan Paling Dihindari Saat Sahur karena berdasarkan survei kami pribadi, masih ada banyak orang yang mengabaikan menu sahur sehingga ketika mereka menjalankan puasa di siang hari hingga sore hari mereka merasa kehausan seakan dehidrasi hingga lemas dan tidak semangat lagi.

Oleh karena itu kami akan membahas mengenai 3 Makanan Paling Dihindari Saat Sahur dan apa alasan kenapa ke 3 Makanan tersebut harus Dihindari Saat Sahur. Silahkan simak terus dan cermatilah artikel berikut ini dengan baik. Berikut adalah 3 Makanan Paling Dihindari Saat Sahur.

Pertama, Gorengan

Aneka Gorengan
Aneka Gorengan

Gorengan adalah makanan ringan yang populer di Indonesia. Penjual gorengan dapat ditemukan di tepi jalan atau berkeliling dengan pikulan atau gerobak. Bahan-bahan yang dilapis adonan tepung dan digoreng antara lain tempe goreng, mendoan, pisang goreng, bakwan, tahu goreng, tahu isi, dll. Banyak masyarakat dari berbagai kalangan yang sangat menggemari makan gorengan, karena memang rasanya enak meskipun meraka tau kalo makanan tersebut kurang baik untuk dikonsumsi setiap hari.

Seperti dimuat dalam publikasi Romanian Biotechnological dari University of Bucharest, lemak dan minyak merupakan kesatuan yang memmpengaruhi rasa makanan. Karena proses penggorengan, rasa makanan bisa makin memikat. Apalagi teksturnya yang renyah memberikan rasa puas tersendiri di lidah.

Menggoreng makanan juga membuat kandungan lemak dan kalori dalam makanan jadi jauh meningkat, sementara nutrisinya justru menurun. Situs Fit Day memberikan gambaran, kentang panggang porsi besar mengandung 220 kalori dan kurang dari 1 gram lemak. Sementara jika jumlah kentang yang sama digoreng, kalorinya membengkak jadi 700 kalori dan 34 gram lemak.

Kandungan nutrisi juga menurun saat melalui proses penggorengan. Saat digoreng dalam minyak panas melimpah, kandungan vitamin E menurun drastis, begitu juga dengan kandungan beta-carotene dan vitamin A. Penurunan nutrisi ini bisa diminimalisir dengan mengolahnya dengan cara ditumis.

Minyak sayur sendiri mengandung kalori tinggi. Tiap 1 sendok makan minyak sayur mengandung 120 kalori dan juga 13.6 gram lemak. Seperti dimuat dalam situs Live Strong, ada beberapa risiko jika mengonsumsi makanan berlemak tinggi. Antara lain adalah obesitas, meningkatnya risiko penyakit jantung koroner, juga diabetes dan hipertensi hingga dapat terancam terkena alzaimer atau penyakit lupa yang akut.

Menurut Tabel Komposisi Pangan Indonesia yang dirilis tahun 2009, menu makanan yang digoreng memang mengandung lemak tinggi. Misalnya 100 gram ikan mujair goreng mengandung 23.9 gram lemak. Begitu juga dengan usus ayam goreng yang mengandung 26.3 gram lemak dan kacang tanah goreng dengan 44.4 gram lemak di tiap 100 gramnya.

Ketika anda mengkonsumsi gorengan pada saat sahur, maka anda akan merasa tenggorokannya cepat kering dan sakit hingga bawaannya selalu ingin minum. Oleh karena itu gorengan tergolong menu yang kurang baik untuk dikonsumsi saat sahur.

Jika anda ingin menikmati kelezatan gorengan lebih baik menyantapnya pada saat berbuka, atau setelah lebaran saja. 

Kedua, Santan

Santan Kelapa
Santan Kelapa
Santan atau dalam bahasa jawa santen adalah cairan berwarna putih susu yang diperoleh dengan cara pengepresan hasil parutan daging kelapa dengan atau penambahan air. Santan mempunyai rasa lemak dan digunakan sebagai perasa yang menyedapkan masakan menjadi gurih. Banyak orang berpendapat bahwa santan kelapa tinggi akan kandungan lemak jenuh dan kalori. Selain dapat meningkatkan kolesterol LDL (low-density lipoprotein) atau kolesterol jahat, santan kelapa juga dianggap bertanggungjawab atas ‘semakin lebarnya’ ukuran pinggang anda. Namun ada beberapa penelitian menunjukkan jika minyak kelapa (lemak yang terdapat dalam santan), juga dapat meningkatkan kolesterol HDL (high-density lipoprotein) atau kolesterol baik.

Selain itu santan juga mengandung vitamin dan mineral, antioksidan serta asam laurat. Vitamin C, E dan banyak vitamin B yang melimpah dalam “susu” kelapa. Sebenarnya manfaat yang di dapat dari santan itu sangat banyak, namun olahan makanan menggunakan santan ketika akan disajikan untuk menu sahur itu kurang baik, karena santan merupakan olahan sari kelapa menjadi minyak, sehingga ketika santan itu diolah dan dijadikan makanan maka hasilnya kandungan minyaknya juga akan bertambah dari minyak yang kita gunakan kedalam masakan tersebut. 
Ketika olahan masakan menggunakan santan itu matang sudah pasti rasanya enak dan gurih, namun jika kita tidak minum air putih secukupnya maka sebentar-bentar tenggorokan kita akan terasa kering dan panas hal itu akan mengakibatkan kita jadi ingin minum. Oleh karena itu berdasarkan survei kami, lebih baik hindarilah makanan-makanan yang berbau santan saat sahur. 

Jika anda ingin menyantap menu makanan berbau santan maka lebih baik makanlah pada saat berbuka atau tahan dulu sampai lebaran tiba, biasanya kalau lebaran pasti menu istimewa yang sering dimasak adalah rendang sapi, opor ayam, dll. Ini resep lengkap olahan santan yang kami hadirkan untuk anda yaitu Resep Membuat Ayam Bakar Khas Sumatera SelatanResep Pilus Ubi Jalar Istimewa dengan Rasa Manis OriginalResep Bolang Baling Si Kue Bantal Jajanan Khas Semarang

Ketiga, Kangkung dan Terong 

Kangkung
Kangkung

Terong
Terong
Kangkung adalah jenis sayuran hijau yang sangat terkenal di Indonesia namun ternyata Sayuran Kangkung berasal dari India. Berdasarkan tempat tumbuhnya, kangkung dibagi menjadi dua jenis, yaitu kangung air (lpomoea aquatica sp.) dan kangkung darat (Ipomoea reptans Poir). Perbedaannya terdapat pada batang dan bentuk daun. Kangkung air memiliki batang yang merambat seperti ubi jalar dengan daun yang pendek dan tumpul. Sedangkan kangkung darat memiliki batang tegak dengan ujung daun agak memanjang dan runcing. 

Kangkung memiliki manfaat untuk mengatasi sembelit, mencegah anemia, mengatasi insomnia, dan menjaga kesehatan ginjal. Karena di dalam Kangkung terdapat berbagai kandungan serat, vitamin seperti A, B, dan C, plus mineral seperti kalsium, fosfor, seng, magnesium, karoten, dan zat besi, kangkung mempunyai efek menenangkan susunan saraf sehingga pengasupnya merasa santai dan enak tidur.

Nah, karena Kangkung dapat untuk mengatasi insomnia dan memberikan efek santai yang diakibatkan dari susunan saraf yang melemah, oleh karena itu sayuran Kangkung tidak dianjurkan untuk menu sahur. Selama puasa bukan berarti kita harus istirahat dengan tiduran terus jadi kita haruss tetap beraktivitas seperti biasa meski sedang puasa, oleh karena itu kita harus memiliki banyak energi yang tersimpan di dalam tubuh selama puasa.

Sedangkan Terong adalah sayuran yang berbentuk lonjong yang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, karena sayuran ini banyak tumbuh diberbagai daerah di Indonesia, warnanya yang ungu menjadikan sayuran ini di sebutnya terong ungu. Kandungan gizi yang terdapat di dalam Terong antara lain: air, protein, lemak, karbohidrat, kalori, serat kasar, kalsium, besi, fosfor, karotin, vitamin B1, B2, C dan vitamin P, asam nikotinat, dan lain-lain.

Manfaat yang di dapat dari Terong antara lain, mengobati hepatitis, mencegah dan mengobati kanker, mengatasi hipertensi, melancarkan peredaran darah, mengatasi radang usus, menurunkan kadar lemak dalam darah, mengatasi bronchitis, gusi berdarah, wasir, diabetes, kesemutan, kolesterol, dan meningkatkan gairah seksual. 

Nah, karena Terong dapat meningkatkan gairah seksual oleh karena itu menurut survei kami jenis sayuran ini kurang baik untuk disantap pada saat sahur, guna untuk mencegah terjadinya sesuatu yang dapat membatalkan puasa. Oleh sebab itu jika ingin menikmati masakan Terong lebih baik ketika berbuka saja. 

Segudang manfaat dapat kita peroleh dari Terong dan Kangkung. Selain itu Terong dan Kangkung juga dapat diolah menjadi berbagai menu masakan yang lezat. Kami hadirkan resep istimewa berbahan dasar Kangkung dan Terong untuk anda.